5 Pasangan Calon Gubri-Wagubri 2013-2018 (MR23)

Pekanbaru, RZ – Pasangan nomor urut 1 Herman-Agus yang dominan menguasai Kota Pekanbaru dan kabupaten Kampar menggungguli 4 pasangan lainnya. Hasil Quick Count pasangan Herman-Agus meraih 25.1 persen suara diikuti oleh pasangan nomor urut 2 yakni Anas Ma’mun-Andi Rahman yang berhasil meraup 23.2 Persen suara.

Sementara pasangan Achmad-Masrul 22.8 persen diikuti oleh pasangan Jon Erizal-Mambang Mit yang meraup 16.5 persen suara. Dan terakhir diurutan paling buncit pasangan Lukman Edhi-Suryadi dengan 11.2 persen suara.

Hasil ini didapat dari media center Riau Riset Center, dari penghitungan 64.4 persen suara yang masuk hingga pukul 20.00 Wib.

Dari hasil pengamatan Media ini dibeberapa Quick Count tidak terjadi peningkatan Significan dari 5 pasangan calon tersebut. Tampak merangkak naik dan hampir berimbang tiga pasangan calon yakni Achmad-Masrul, Anas-Andi dan Herman-Agus. Justru pasangan yang paling diunggulkan yakni pasangan JE-MM malah semakin menurun.

Dari hasil pantauan Media ini, Di Kecamatan Rupat, pasangan JE-MM berhasil meraup suara sebanyak 6.215 suara, jauh unggul dari pasangan lainnya. Begitu juga di Kecamatan Rupat Utara dengan perolehan suara sebesar 3.416 suara, Kecamatan Siak Kecil dengan perolehan suara sebesar 5.028 suara. Begitu juga halnya di Kecamatan Bukit Batu, pasangan JE-MM juga unggul dengan perolehan suara sebanyak 5.486 suara, pasangan AMAN 5.279 suara, pasangan Ahmad 1.520 suara, pasangan HA 1.205 suara  dan pasangan LURUS sebanyak 993 suara.

Sementara Anas Maamun, yang juga Bupati Rohil yang memilih di TPS 6, kelurahan Bagan Kota, Kecamatan Bangko, unggul dengan total suara sebanyak 136 suara, dari suara sah 142 yang masuk. Begitu juga di TPS 16, kelurahan Bagan Kota, Kecamatan Bangko, unggul dengan total suara sebanyak 129 sah yang masuk sebanyak 141 dan di TPS 19, Kelurahan Bagan Timur unggul Nomor urut dua dengan mendapatkan suara sah sebanyak 420 suara, dari total suara sah yang masuk sebanyak 437 dan kejadian serupa terjadi hampir di semua TPS di Rohil.

Dan Hasil perhitungan suara sementara Pilgubri 2013, pasangan Calon Gubernur Riau (Cagubri) nomor urut 1, pasangan Herman Abdullah – Agus Widayat (HEBAT) menang di dua kecamatan di kota Dumai.

Di kecamatan Dumai Timur, Hebat memperoleh 1.928 suara dan di Kecamatan Dumai Kota Hebat mendapatkan 700 suara. Selain itu Herman juga unggul di basisnya yakni Kota Pekanbaru dan kabupaten Kampar.

Dari prediksi itu hampir dapat dipastikan Pilkada Riau akan berlangsung dua putaran karena tidak ada satu pasangan calonpun yang meraih suara mutlak atau minimal 30 persen plus satu. Jika itu terjadi KPU Riau seperti dikatakan KEtua KPU Edi Sabli menegaskan pihaknya telah menyiapkan jadwal pada 30 Oktober bulan depan dengan penambahan anggaran 30 Miliar. “kita telah menjadwalkan putaran kedua pada 30 Oktober 2013 dan terjadi penambahan biaya sampai 30 Miliar,” aku Edi Sabli.

Sementara itu terkait hasil pemungutan suara oleh masyarakat dikatakan Wagubri berjalan lancar dan kondusif hal itu berdasarkan hasil peninjauan yang dilakukannya bersama Muspida, KEtua DPRD Riau Johar Firdaus, Danrem 0301/WB dan rombongan lainnya.

“Tidak hanya di Siak dan Rohul, daerah-daerah lainnya dari laporan yang kita terima pelaksanaan pemungutan suara hari ini tidak ada hambatan dan kendala, semuanya berjalan aman, damai dan lancar,” terang HR Mambang Mit.

Bahkan lanjut HR Mambang Mit pelaksanaan pemilihan di lima desa yang menjadi polemik antara Rohul dan Kampar pelaksanaan pemilihan kepala dan wakil kepala daerah Provinsi juga berjalan aman dan kondusif.

” Di lima desa yang bermasalah partispasi masyarakat tinggi sampai 70 persen pemilih yang memberikan suaranya dan pelaksanaanya juga aman-aman saja,” ungkap HR Mambang Mit.

Secara umum juga lanjut HR Mambang Mit, tingkat aktif partisipasipasi masyarakat dalam pilgubri tahun ini cukup baik dimana hampir lebih 50 persen pemilih yang sudah terdaftar memberikan hak suarannya.

Terkait hasil ini, Sekretaris DPRD Riau Zulkarnain Kadir yang juga mantan Kepala Kebangpolinmas Riau berharap Pilkada Riau berjalan dengan sukses tanpa ada gejolak. Syaratnya semua harus berjiwa besar. “yang menang didukung dan yang kalah dirangkul jika ada persoalan dalam Pilkada tersebut lakukanlah sesuai aturan yakni jalur hukum,” ujarnya. (RZ01)